WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Seperti diketahui, selama pandemi Covid-19, sejumlah objek wisata di Kabupaten Seruyan ditutup. Hal ini membuat sektor wisata di wilayah setempat sempat mengalami kelumpuhan.
Akan tetapi, setelah pandemi Covid-19 melandai dan objek-objek wisata di wilayah setempat kembali dibuka, jumlah pengunjung kembali meningkat.
“Jumlah pengunjung di objek-objek wisata kita setelah pandemi Covid-19 ini sangat luar biasa sekali banyaknya,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan Rijali Hady, Selasa (15/11).
Akan tetapi, saat ini jumlah pengunjung objek wisata mulai terbagi. Mengingat saat ini Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah gencar-gencarnya mengembangkan objek wisata pesisir.
Karena objek wisata pesisir juga merupakan salah satu andalan pariwisata di Bumi Gawi Hatantiring tepatnya Pantai Sungai Bakau yang ada di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
“Kabupaten tetangga inikan tengah gencar-gencarnya mengembangkan pariwisata, sedikit banyak jumlah pengunjung itu terbagi. Tapi secara grafik sudah naik jika dibanding dengan kondisi pada saat pandemi dulu yang sangat down. Tinggal kita pembenahan lagi,” ungkapnya.

