Ketua DPRD : Kabupaten Seruyan Belum Memiliki Ikon Khusus yang Mencirikan Khas Daerah

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan menyebutkan jika saat ini Kabupaten Seruyan khususnya wilayah Kota Kuala Pembuang sudah waktunya dan layak untuk memiliki sebuah ikon daerah.

Zuli Eko Prasetyo

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo, 7 Februari 2021. Jika saat ini Seruyan memang masih belum memiliki ikon yang secara khusus bisa menjadi ciri khas daerah yang berjuluk Bumi Gawi Hatantiring tersebut.

Ia mengatakan, ikon daerah tersebut bisa berupa objek maupun tempat yang dinilai mempunyai ciri khas daerah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar daerah yang datang ke Seruyan.

“Menurut saya memang sudah waktunya bagi Seruyan untuk memiliki sebuah ikon dalam kota yang bisa menjadi simbol atau ciri khas Bumi Gawi Hatantiring,” katanya.

Selama ini katanya, masyarakat yang datang dari luar daerah maupun masyarakat dari daerah hulu jika berkunjung ke dalam Kota Kuala Pembuang hanya sebatas mengambil foto di jembatan Ir. Soekarno, Bundaran II serta tempat-tempat lainnya.

“Ada beberapa objek maupun tempat yang mungkin bisa dijadikan sebagai rencana pembangunan dari ikon daerah tersebut seperti Bundaran III. Akan tetapi, kendala utama dalam peningkatan pembangunan tersebut tentunya ada pada anggaran yang sangat terbatas,” katanya.

“Sementara kita memang masih ada hal yang harus diprioritaskan, tapi saya rasa tidak ada salahnya untuk direncanakan terlebih dahulu, jadi di dalam situ nanti bisa dibangunkan ikon yang identik dengan kita seperti pipih,” sarannya.

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link