wajahborneo.com, Seruyan – RSUD Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, akan segera membuka layanan cuci darah atau Hemodialisa tahun ini.
Latar belakang pembukaan layanan ini adalah banyaknya pasien gagal ginjal yang memerlukan perawatan cuci darah secara rutin.
Plt Direktur RSUD Kuala Pembuang, dr. Ali Wardana, Sp.KJ, mengungkapkan bahwa layanan ini sangat mendesak karena banyak pasien yang harus rutin melakukan cuci darah atau hemodialisa.
“Banyak warga kita memerlukan layanan ini, bahkan ada yang harus dua kali seminggu berangkat ke Sampit atau Palangka Raya hanya untuk memperoleh layanan cuci darah,” kata Ali Wardana, Rabu, 10 Juli 2024.
Dengan tersedianya layanan cuci darah di RSUD Kuala Pembuang, diharapkan masyarakat di wilayah Kabupaten Seruyan tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.
Hemodialisis adalah terapi yang berfungsi menggantikan peran ginjal dalam tubuh, yaitu menyaring darah dari limbah, racun, dan sisa metabolisme.
Terapi ini sangat penting bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal, seperti pengidap gagal ginjal. Prosedur ini juga membantu menyeimbangkan mineral penting seperti kalsium, kalium, dan natrium, serta mengontrol tekanan darah.
“Hemodialisa dibutuhkan oleh pasien yang mengidap penyakit jantung kronis atau gagal ginjal. Selain itu, dokter juga akan melakukan hemodialisis jika tes laboratorium menunjukkan bahwa pasien perlu menjalaninya,” jelasnya.
Hemodialisis tidak dapat menyembuhkan gagal ginjal, tetapi dapat meningkatkan kualitas hidup pengidapnya. RSUD Kuala Pembuang berkomitmen untuk menghadirkan layanan Hemodialisa pada tahun ini sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. (red3)


