wajahborneo.com, Seruyan – Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasional di wilayah Kabupaten Seruyan, diminta untuk ikut bersinergi dalam mencegah dan melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Anggota DPRD Seruyan, Arahman mengatakan, peran seluruh pihak sangat diperlukan dalam mengantisipasi, mencegah, hingga melakukan penanganan terhadap karhutla. Terkhusus pihak PBS yang mana aktivitasnya langsung berhadapan dengan hutan dan lahan, tentu areal perusahaan termasuk salah satu yang sangat berpotensi terjadinya kebakaran.
“Saya meminta perusahaan utamanya PBS yang ada di Seruyan untuk dapat berperan aktif serta bersinergi dengan pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla terutama di areal sekitar perusahaan,” katanya, Selasa, 17 September 2024.
Lanjut dikatakannya, peran aktif perusahaan dalam pencegahan karhutla tersebut dimaksudnya, adalah dengan cara pihak perusahaan ikut terjun langsung serta memberikan dukungan anggaran atau personel serta sarana prasarana (sarpras) pemadam kebakaran untuk masyarakat sekitar.
“Pencegahan karhutla ini tentu tidak akan efektif jika hanya mengandalkan pemerintah dan kalangan TNI Polri saja, tetapi juga perlu peranan kalangan lain seperti tokoh masyarakat, relawan dan yang lebih utama pihak PBS,” tutupnya. (**)

