Komisi II DPRD Kalteng : Tidak Sekedar Simbol, Pemuda Harus Ikut dalam Proses Kebijakan Pembangunan

Anggota DPRD Kalteng dari Komisi II, Sutik. Foto/Ist

wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Peran aktif generasi muda penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Keterlibatan pemuda tidak boleh sekadar simbolis, tetapi harus menjadi bagian nyata dari pengambilan keputusan dan arah kebijakan pembangunan.

Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sutik, Jumat, 5 September 2025 mengatakan, generasi muda adalah penerus sekaligus pengguna hasil pembangunan di masa depan. Karena itu, mereka harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, seperti dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) maupun forum kebijakan daerah lainnya.

Pemuda katanya, memiliki energi baru, cara pandang segar, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi yang dapat membantu pemerintah menciptakan program-program pembangunan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Dia mendorong pemerintah daerah membuka lebih banyak ruang partisipasi bagi pemuda, seperti forum diskusi publik, konsultasi kebijakan, hingga pelatihan kepemimpinan dan inovasi sosial.

“Jika ide dan aspirasi pemuda bisa terakomodasi, maka arah pembangunan akan lebih inklusif dan tepat sasaran. Ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas generasi,” ujarnya.

Sutik  mengajak organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, hingga mahasiswa untuk tidak pasif, melainkan aktif menyuarakan gagasan dan solusi melalui jalur resmi, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

“Pemuda jangan hanya jadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari solusi, menjadi subjek, bukan hanya objek pembangunan,” jelasnya. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link