wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Kesetaraan pembangunan di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kalimantan Tengah disorot. Anggota DPRD Kalteng, Habib Sayid Abdurrahman, menilai ketimpangan pembangunan di wilayah tersebut masih terasa kuat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah di semua level.
Menurut Habib, keluhan masyarakat itu mengemuka saat dia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Utara beberapa waktu lalu. “Yang paling sering disampaikan warga adalah soal pemerataan pembangunan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 11 November 2025.
Habib mengatakan, masyarakat di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito merasa daerah mereka tidak mendapatkan perhatian yang seimbang dibandingkan wilayah lain di Kalteng. Infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, kata dia, menjadi permintaan yang paling mendesak.
“Warga menilai sejumlah jalan dan jembatan itu sudah harus dibangun atau setidaknya diperbaiki,” kata legislator dari Fraksi PKB.
Habib menjelaskan ketertinggalan infrastruktur itu berdampak luas. Mulai dari akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
“Masalah ini tidak sekadar soal jalan rusak. Ia berpengaruh pada kestabilan harga barang kebutuhan pokok, akses menuju sekolah, dan bahkan penanganan kesehatan yang membutuhkan kecepatan,” tuturnya.
Terkait itu katanya, pemerintah kabupaten, provinsi, hingga nasional perlu melakukan evaluasi dan pemetaan ulang prioritas pembangunan, terutama di wilayah pedalaman.
“Masyarakat sangat mendambakan adanya keadilan pembangunan. Ini tuntutan yang wajar,” ucapnya. (din/red2)

