wajahborneo.com, Palangka Raya — Menindaklanjuti aksi unjuk rasa bertajuk “Reformasi Militer” yang disampaikan Aliansi Reformasi Militer Indonesia (Reformati).DPRD Kalimantan Tengah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kalteng, Kota Palangka Raya, Kamis, 16 April 2026.
RDP dan audiensi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong, jajaran pimpinan DPRD, serta perwakilan dari TNI (Pangdam Tambun Bungai) dan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),.
Dalam forum tersebut, peserta rapat membahas berbagai aspirasi yang disampaikan massa aksi, termasuk isu reformasi sektor pertahanan dan keamanan yang menjadi perhatian publik.
Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong mengutarakan, pihaknya terbuka terhadap setiap masukan masyarakat sepanjang disampaikan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Ruang dialog penting dilakukan agar aspirasi publik dapat tersalurkan secara baik,” ujarnya.
Selain mendengarkan pandangan massa aksi, rapat juga menjadi wadah koordinasi antara DPRD, aparat keamanan, dan pihak terkait guna menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Perwakilan aparat yang hadir menyampaikan komitmen untuk menghormati kebebasan berpendapat di muka umum, sekaligus memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib dan aman.
“DPRD Kalteng berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi jalan tengah dalam menyikapi berbagai tuntutan yang berkembang di masyarakat,” jelasnya. (din/red2)

