Pj Sekda Kalteng Pimpin Rakor Pelaksanaan Aksi Stranas Pencegahan Korupsi

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden saat memimpin Rakor terkait capaian dan kendala pelaksanaan aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), di Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis, 4 Juni 2026. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Linae Victoria Aden memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai capaian dan kendala pelaksanaan Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), yang berlangsung di Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis, 4 Juni 2026.

Linae mengatakan, pelaksanaan Stranas PK upaya penting memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi.

“Pencegahan korupsi menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan, bukan hanya aparat pengawas dan penegak hukum,” katanya.

Dia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen mendukung pelaksanaan Stranas PK dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

“Melalui Stranas PK, kami berharap terwujud tata kelola dan pengawasan yang lebih baik, pengelolaan sumber daya serta anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Linae meminta perangkat daerah yang nantinya dikunjungi agar menyiapkan data, dokumen, dan materi pendukung dengan baik.

“Data dan dokumen harus disiapkan dengan baik agar proses evaluasi dan diskusi bersama Tim Stranas PK berjalan lancar dan memberikan hasil maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Daerah Provinsi Kalteng, Eko Sulistiono mengatakan, Rakor tersebut bertujuan mematangkan persiapan seluruh pihak yang terlibat dalam kunjungan Tim Stranas PK.

“Rakor ini dinilai penting karena perangkat daerah yang hadir terlibat langsung dalam pelaksanaan kunjungan Tim Stranas PK dan penyediaan data pendukung,” ujarnya.

Eko menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi capaian aksi pencegahan korupsi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta tim yang berkunjung tidak hanya berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tetapi didampingi sejumlah kementerian terkait yang mendukung pelaksanaan Stranas PK. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link