wajahborneo.com, Seruyan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menggelar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk menduduki jabatan Eselon II dengan jumlah pelamar yang lulus berkas administrasi sebanyak 41 kandidat, yang dilaksanakan di Aula Bapperida Kabupaten Seruyan, Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, dan dihadiri juga Wakil Bupati Seruyan Supian, Pelaksana Harian (Plh) dr. Bahrun Abbas, beserta kandidat seleksi JPT Pratama di lingkup Kabupaten Seruyan.
Ahmad Selanorwanda mengatakan, dalam proses seleksi terbuka JPT Pratama, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama. Dengan menunjukkan kompetensi yang dimiliki secara maksimal, mengerahkan seluruh potensi, gagasan inovatif, dan kemampuan manajerial, serta kualitas leadership. Setiap pemimpin yang nantinya terpilih agar terus berinovasi karena tantangan ke depan semakin kompleks.
“Saya minta seluruh kandidat agar menjaga integritas. Karena jabatan merupakan amanah yang diberikan, tentunya proses yang bersih akan melahirkan pemimpin dengan integritas tinggi dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Plh Sekda Seruyan, Bahrun Abbas mengatakan seleksi terbuka ini dilaksanakan untuk mendapatkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang profesional, berintegritas, dan berkompetensi tinggi berdasarkan sistem merit (proses pengisian jabatan), di formasi jabatan yang dibuka dengan diantaranya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan (Asisten II), Asisten Administrasi Umum Setda Seruyan (Asisten III), Inspektur Daerah,
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Seruyan.
“Terdapat sembilan formasi yang akan diperebutkan para kandidat untuk menduduki jabatan eselon II,” katanya.
Dia menambahkan, setelah melalui proses panjang, terdapat 44 kandidat yang sudah mendaftar dan kuota masing-masing jabatan akhirnya terpenuhi. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi kelengkapan persyaratan dokumen untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, hanya 41 kandidat lolos administrasi, sedangkan 3 kandidat dinyatakan tidak lolos seleksi kelengkapan administrasi.
“Berdasarkan hasil validasi dan verifikasi, hanya 41 kandidat yang lolos, dan 3 lainnya kami nyatakan tidak memenuhi kelengkapan berkas,” ujarnya.
Dijelaskan Abbas, asesmen atau uji kompetensi dilakukan pada Senin dan Selasa, tanggal 15 sampai dengan 16 Juni tahun 2026, dengan tim asesmen dari Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Pertanian, dan tim Pusat Layanan Psikologi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
“Uji makalah dan wawancara akhir dilaksanakan pada Kamis hingga Jumat, 18 dan 19 Juni tahun 2026, dengan tim pansel dari Kemendagri, yakni Sekretaris Ditjen Kemendagri, Kepala BKD Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, praktisi, dan unsur Pemda,” paparnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor      : Bam Hermanto

