Perkuat Penanganan Karhutla, Seruyan Dapat 5 Unit Tambahan Armada

Kalaksa BPBD Seruyan, Agus Supriadi, usai diwawancara awak media, Rabu, 9 September 2026. Foto/Said M. Dandi

wajahborneo.com, Seruyan — Memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menunjang tugas jajaran Korem dan BPBD Kabupaten Seruyan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mendapat lima unit armada operasional yang diberikan langsung oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Seruyan, Agus Supriadi, kepada media, Rabu, 9 September 2026, mengatakan dari total alokasi sekitar 200 unit bantuan Kemenhan untuk wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam tahap awal penyaluran unit operasional mencakup 3 unit untuk Korem dan 2 unit untuk BPBD Seruyan. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah secara bertahap ke depannya.

“Seruyan diberikan 5 unit. Itu dari Kemenhan dengan rincian 3 unit untuk Korem dan dua unit BPBD Seruyan,” katanya.

Agus menekankan, tidak hanya penguatan pada armada operasional, perhatian khusus juga diberikan terhadap kesiapan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di tingkat desa.

Dia mengakui pentingnya identifikasi awal terhadap kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) MPA yang selama ini baru diberitahukan saat peristiwa karhutla sudah terjadi.

“Saat ini, bantuan yang sudah diberikan fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak seperti kelengkapan selang dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas di lapangan,” ujarnya.

Dijelaskan Agus, untuk kebutuhan mesin pemadam, pengadaan secara bertahap tengah disiapkan. Terdapat lima unit mesin tambahan yang ditargetkan siap dalam tiga minggu ke depan dan akan diprioritaskan bagi desa-desa dengan tingkat kerawanan serta frekuensi penanganan karhutla-nya tinggi.

“Kebetulan, terkait dengan selang mereka memang kurang. Ini sudah kita sampaikan, untuk APD hingga mesin memang kami saat ini belum punya pengadaan mesin. Mungkin nanti tiga minggu lagi ada tambahan,” jelasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link