wajahborneo.com, Seruyan — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan menyepakati langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memfokuskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2026 untuk efesien anggaran. Langkah tersebut diambil guna menutupi defisit akibat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jauh di bawah target, Senin, 21 September 2026.
Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi mengatakan, keputusan tersebut merespon pidato pengantar Bupati Seruyan tentang Raperda APBD Perubahan TA 2026. Pemkab Seruyan memastikan tidak akan menambah atau membuat program baru dalam APBD Perubahan tahun berjalan.
“Pemkab Seruyan tidak ada lagi membuat program-program kegiatan untuk di perubahan ini. Murni semuanya adalah efisiensi guna menutupi defisit kekurangan anggaran kita karena PAD tidak terpenuhi,” ujarnya.
Harsandi menambahkan, meski terjadi pemangkasan anggaran yang cukup besar dari pemerintah pusat, DPRD Seruyan tetap memberikan apresiasi atas kerja keras Pemkab Seruyan. Pada tahun kedua masa jabatan pemerintahan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dan Wakil Bupati Seruyan H. Supian, berbagai upaya sudah dilaksanakan dengan maksimal guna menggenjot penerimaan daerah.
“Kita menyadari sepenuhnya di tahun kedua jalannya pemerintahan, kita sudah melihat upaya maksimal yang dilakukan terkait dengan meningkatkan sumber PAD,” katanya.
Dia menegaskan, Pemkab Seruyan agar terus melakukan terobosan baru demi mengoptimalkan sumber-sumber PAD di masa mendatang.
“Segala usaha juga sudah dilakukan secara maksimal, hanya saja kita tetap mendorong agar ke depan PAD ini bisa meningkat lagi, bisa diupayakan lagi agar tidak terjadi efisiensi yang besar seperti sekarang ini,” paparnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

