Pemkab Seruyan Gelar Bimtek Servant Leadership, Upaya Lahirkan Pemimpin Dengan Intelektualitas Tinggi

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda (kiri), saat berjabat tangan dengan perwakilan Alphaquantum, usai membuka kegiatan Servant Leadership di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Selasa, 6 Oktober 2026. Foto/Said M. Dandi/wajahborneo.com

‎wajahborneo.com, Seruyan – Melahirkan pemimpin yang memiliki intelektualitas tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Servant Leadership, yang digelar di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Selasa, 6 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Seruyan, Yudiansyah, dan diikuti seluruh perwakilan perangkat daerah (Eselon III) di Kabupaten Seruyan.

‎Dalam sambutannya, Ahmad Selanorwanda, mengatakan Konsep Servant Leadership (Kepemimpinan) melayani adalah pemimpin yang berani menggunakan wewenangnya untuk memberikan manfaat besar bagi organisasi dan masyarakat. Dalam konteks pemerintahan, prinsip tersebut menjadi semakin penting karena seluruh kewenangan yang dimiliki akhirnya merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
‎
‎”Jabatan adalah amanah. Jadi setiap keputusan yang diambil harus berorientasi terhadap kepentingan masyarakat,” katanya.
‎
‎Menurutnya, Servant Leadership tidak boleh berhenti sebagai konsep didalam ruang pelatihan. Tentunya konsep tersebut harus diterjemahkan kedalam perilaku dan budaya kerja sehari-hari.
‎
‎Wanda menambahkan, tolak ukur keberhasilan kepemimpinan dalam suatu pemerintahan tidak sekedar berapa banyak jumlah rapat yang dilaksanakan. Namun, seberapa besar manfaat yang sudah diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Seruyan.
‎
‎”Pemimpin harus hadir ketika bawahan membutuhkan dukungan, berani mengambil keputusan, serta memberikan keteladanan dalam integritas dan disiplin,” ujarnya.
‎
‎Dia menegaskan, tantangan pemerintahan kedepan semakin kompleks, masyarakat mengharapkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, responsif, dan berkualitas.
‎
‎”Sebagai seorang pemimpin jangan hanya mengubah sistem dan prosedur. Tetapi, kita juga wajib mengubah pola pikir dan cara dalam memimpin,” tegasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link