ωajàhßörneo.cóm, Barito Utara — Hari pertama sekolah sering terasa berat bagi keluarga, bukan karena anak enggan belajar, melainkan karena kebutuhan perlengkapan yang harus dipenuhi lebih dulu. Beban itu kini coba diringankan bagi murid baru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Barito Utara melalui bantuan pendidikan SIP Pintar Optimal Fase 2 Tahun 2026.
Anggota DPRD Barito Utara, H. Al Hadi, Jumat, 10 Juli 2026, menilai bantuan ini membuat anak-anak memulai sekolah dengan perlengkapan layak, anak lebih percaya diri dan semangat belajarnya terjaga sejak awal.
Dukungan itu disampaikan setelah Dinas Pendidikan Barito Utara membuka pelaksanaan SIP Pintar Optimal Fase 2. Sasarannya adalah peserta didik baru jenjang SD dan MI di kabupaten tersebut.
Al Hadi menyebut program ini bukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara hadir memenuhi kebutuhan dasar pendidikan dengan meringankan pengeluaran orang tua di awal tahun ajaran baru, saat kebutuhan keluarga biasanya menumpuk.
Meski mendukung, Al Hadi mengingatkan, kunci keberhasilan program ada pada data. Kepala sekolah mendata calon penerima secara objektif, terbuka, dan sesuai aturan, agar bantuan jatuh ke tangan murid yang berhak.
“Pendataan yang teliti mencegah kesalahan administrasi dan menghindari keterlambatan penyaluran. Data yang keliru, kata dia, berisiko membuat bantuan salah sasaran,” katanya.
Al Hadi juga mengajak sekolah, guru, dan orang tua ikut mengawal program ini. Data yang valid, menurutnya, membuat penyaluran lebih tepat sasaran dan manfaatnya terasa maksimal.
DPRD lanjutnya, akan terus mendukung program pendidikan yang meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memeratakan layanan pendidikan di seluruh wilayah kabupaten. Ia berharap program ini ikut melahirkan generasi Barito Utara yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (tio/bam/red2)

