ωajàhßörneo.cóm, Barito Utara — Puluhan anggota Pramuka penggalang yang tergabung dalam kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Pelepasan para peserta menuju Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, tersebut berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Minggu, 9 Agustus 2026.
Ajang perkemahan akbar lima tahunan ini menjadi wahana penting dalam menempa kedisiplinan, kemandirian, serta mentalitas kepemimpinan generasi muda. Melalui interaksi dengan ribuan peserta dari berbagai penjuru Tanah Air, para kontingen daerah berkesempatan memperluas wawasan kebangsaan dan mempererat persaudaraan antarbudaya.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, mengapresiasi keikutsertaan para pelajar terbaik daerah dalam ajang kepramukaan berskala nasional.
“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pengalaman dan pembelajaran kepada generasi muda, terutama dalam membangun kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab,” katanya.
Nety menjelaskan keterlibatan para penggalang dalam ajang berskala nasional akan memperkaya perspektif mereka mengenai keberagaman Nusantara. Pengalaman berinteraksi serta bertukar budaya dengan kontingen daerah lain dinilai menjadi modal berharga bagi tumbuh kembang para peserta.
“Anak-anak kita akan bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah. Ini kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, mengenal keberagaman budaya Indonesia, dan membangun persahabatan,” ujarnya.
Nety mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kondisi fisik dan staminanya selama menjalani pemusatan kegiatan di lapangan. Kedisiplinan menuruti instruksi pembina pendamping menjadi kunci utama keselamatan dan keberhasilan kontingen selama di Jakarta.
“Jaga kesehatan dan kekompakan. Ikuti arahan pembina dan manfaatkan seluruh kegiatan sebagai pengalaman yang berharga,” tuturnya.
Nety berharap sekembalinya dari Bumi Perkemahan Cibubur, para peserta dapat menularkan ilmu, keterampilan, serta semangat kebersamaan kepada rekan-rekan mereka di gugus depan masing-masing.
“Pengalaman yang didapat jangan hanya menjadi kenangan. Setelah kembali ke daerah, mudah-mudahan bisa dibagikan kepada teman-teman di gugus depan dan menjadi motivasi untuk terus aktif dalam kegiatan Pramuka,” jelasnya. (tio/bam/red2)

