WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah menyoroti sejumlah desa di Seruyan hingga kini belum teraliri listrik.
Pemerintah Kabupaten Seruyan diminta serius menangani desa-desa yang belum menikmati penerangan listrik, sehingga masyarakat bisa merasakan pemerataan pembangunan.
Itu dikemukakan Anggota DPRD Seruyan Bejo Riyanto, Kamis, 21 Januari 2021.
“Kami berharap desa-desa yang belum miliki penerangan listrik PLN segera diatasi karena bagaimana pun masyarakat desa juga ingin merasakan pembangunan terutama keberadaan listrik,” kata Anggota DPRD Seruyan Bejo Riyanto Kamis,
“Saat kami reses di daerah pemilihan I, Desa Muara Dua dan Baung di Kecamatan Seruyan Hilir Timur juga membutuhkan listrik PLN,” ujarnya.
Saat ini, desa tersebut hanya menggunakan penerangan mesin diesel genset yang dirakit sendiri.
“Itu pun digunakan malam hari, untuk menghemat bahan bakar karena yang digunakan cukup boros,” katanya.
Bejo-sapaannya- mengatakan, kemajuan daerah bisa dilihat dari pemerataan pembangunan seperti halnya penerangan listrik, karena dengan adanya listrik maka masyarakat bisa lebih maksimal mengembangkan segala potensi, serta membuka usaha-usaha baru yang berkaitan dengan kelistrikan.

