ωajàhßörneo.cóm, Barito Utara — Penguatan kapasitas manajerial dan kepemimpinan tenaga pendidik di daerah menjadi pilar utama dalam meningkatkan mutu sekolah secara menyeluruh. Melalui pembekalan calon kepala sekolah diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif, namun mampu mencetak sosok manajer pendidikan yang inovatif, berintegritas, serta adaptif terhadap tuntutan zaman.
Pelaksanaan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) diapresiasi DPRD Barito Utara. Kehadiran program pelatihan ini dinilai sebagai momentum penting untuk membenahi tata kelola manajerial sekolah dari level dasar.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, Kamis, 3 September 2026, menilai pelatihan kompetensi tersebut harus dijadikan landasan kuat untuk melahirkan sosok pimpinan satuan pendidikan yang visioner. Pembekalan mendalam ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan mutu proses belajar mengajar di kelas.
“Pelatihan bagi bakal calon kepala sekolah ini memegang peranan krusial untuk memastikan setiap sekolah dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan formal dan manajerial yang matang,” ujarnya.
Naruk menekankan, peran kepala sekolah saat ini tidak lagi sebatas mengurus administrasi harian, melainkan harus mampu menjadi penggerak inovasi pendidikan di wilayahnya. Para peserta pelatihan diimbau memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan untuk menyerap ilmu kepemimpinan, manajemen konflik, hingga pengelolaan anggaran secara transparan.
“Kualitas kepemimpinan seorang kepala sekolah akan berbanding lurus dengan mutu pendidikan serta karakter anak didik yang dihasilkan,” katanya.
“Dinas Pendidikan harus terus mengawal proses seleksi dan pelatihan ini secara objektif dan akuntabel. Dengan pembinaan berkelanjutan, para lulusan pelatihan BCKS diharapkan siap membawa perubahan nyata saat ditempatkan di sekolah tujuan,” jelasnya. (tio/bam/red2)
