wajahborneo.com, Seruyan – Memaksimalkan aset daerah di Pasar Sayur dan Ikan (Saik) Kuala Pembuang, pemerintah daerah (Pemda) merencanakan akan kembali mengaktifkan sejumlah ruangan terbengkalai di bagian atas pasar tersebut.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda saat diwawancara awak media di Pasar Saik Kuala Pembuang, Selasa, 12 Mei 2026, mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melibatkan berbagai pihak untuk menghidupkan perekonomian di Pasar Saik, khususnya ruangan di bagian atas yang kini kondisinya sangat memprihatinkan.
“Rencananya kami akan melibatkan berbagai pihak untuk mengaktifkan kembali ruangan terbengkalai pasar ini, agar ke depan perekonomian masyarakat dapat lebih menggeliat,” ujarnya.
Peninjauan tersebut diikuti juga Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, perwakilan kepala perangkat daerah, dan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Seruyan.
Selain itu, katanya, kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar akan lebih diperhatikan, serta mempertanyakan pengelolaan pasar yang sudah dilakukan kepala dinas terkait.
“Kepala Dinas harus proaktif mengelola, menelaah, melaporkan, dan meminta anggaran kepada kepala daerah, pasar menjadi program prioritas yang perlu penanganan serius,” katanya.
Dijelaskan Wanda, apabila kepala dinasnya tidak peka, tanggap, dan proaktif maka kualitas birokrasi menjadi tercoreng dan hal ini harus segera dibenahi.
“Jadi kalau Kepala Dinasnya tidak peka, tidak tanggap, tidak aktif, tidak proaktif beginilah jadinya. Dan itu kualitas pejabat di Seruyan, dan tidak gampang membenahi gerbong birokrasi kita. Ini tantangan bagi saya dan akan mengevaluasi secara menyeluruh termasuk pelabuhan yang rusak parah. Dalam waktu kurang dari 1 Minggu kita ingin pelabuhan sudah diperbaiki,” tegasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto
