Pemkab Seruyan Gelar Rakor MTQH XIX dan FSQ Tingkat Kabupaten Seruyan

Wakil Bupati Seruyan H. Supian beserta jajaran usai melaksanakan pembukaan kegitan MTQ XIX dan FSQ tingkat Kabupaten Seruyan, di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang, Selasa, 7 Juli 2026. Foto/Ist

wajahborneo.com, Seruyan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Selasa, 7 Juli 2026.

Rakor tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Seruyan H.Supian, dan dihadiri juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan Rahmat Fauzi, perangkat daerah, Camat, dan SOPD.

Supian mengapresiasi seluruh panitia yang sudah mempersiapkan pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ tersebut. Rakor ini langkah awal menyatukan persepsi serta mematangkan seluruh persiapan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar.

“MTQH dan FSQ bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurut Supian, keberhasilan penyelenggaraan MTQH tidak hanya diukur dari kemeriahan kegiatan, melainkan manfaat yang dirasakan masyarakat di Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini tentu dapat membawa keberkahan bagi daerah sekaligus mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Saya tekankan pentingnya mematangkan aspek teknis penyelenggaraan, seperti penentuan lokasi arena utama, jadwal pelaksanaan, hingga kesiapan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Dia menjelaskan, terdapat berbagai usulan terkait lokasi pelaksanaan arena utama, namun kawasan Stadion Mini Gagah Lurus Kuala Pembuang dinilai lebih efektif dan mudah dijangkau masyarakat karena letaknya yang berada di tengah kota.

Ditambahkan Supian, panitia diminta agar mempertimbangkan dengan cermat waktu pelaksanaan MTQH agar tidak berdekatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Seruyan. Pengaturan jadwal yang tepat dapat memberikan ruang bagi panitia mempersiapkan kegiatan dengan lebih maksimal tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan.

“Kita ingin seluruh persiapan benar-benar matang. Jangan sampai waktu yang terlalu sempit, membuat pelaksanaan menjadi tidak maksimal. Saya berharap penyelenggaraan MTQH berjalan sukses sukses dan mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah serta peserta terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Seruyan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)” jelasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Exit mobile version