Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, memimpin rapat paripurna tersebut didampingi Wakil Ketua II DPRD Seruyan, Muhtadin, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, 14 anggota DPRD Seruyan, kepala perangkat daerah, SOPD dan FKPD.
Jawaban Bupati Seruyan yang dibacakan Wakil Bupati Seruyan, Supian mengemukakan, terhadap pemandangan Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mengapresiasi dan sependapat kualitas belanja daerah harus ditingkatkan dengan memastikan setiap anggaran disusun berdasarkan kebutuhan riil, memiliki indikator kinerja yang terukur, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas kami dalam pelaksanaan APBD Perubahan TA 2026. Pembangunan infrastruktur akan diarahkan secara merata, berkeadilan, dan berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan kebutuhan serta kesiapan pelaksanaan di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Supian juga menanggapi pandangan umum terhadap Fraksi Golongan Karya. Pemkab Seruyan akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perbaikan tata kelola pemungutan dan pengembangan potensi daerah dengan tetap memperhatikan peningkatan kualitas pelayanan publik. Adapun penyesuaian belanja pada APBD Perubahan TA 2026 diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelayanan dasar, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Setiap program yang mendapat penyesuaian anggaran harus memperhatikan kesiapan teknis, administrasi, waktu pelaksanaan, dan target kinerja yang jelas, mengingat keterbatasan waktu pelaksanaan tahun anggaran berjalan,” katanya.
Disisi lain, dia juga menanggapi pandangan umum terhadap Fraksi Gerakan Indonesia Raya Adil Sejahtera. Pemkab Seruyan sependapat penetapan target pendapatan disusun berdasarkan perhitungan yang realistis dengan memperhatikan realisasi dan potensi pendapatan daerah. Optimalisasi PAD dilaksanakan melalui perbaikan sistem pemungutan dengan meningkatkan kepatuhan wajib pajak hingga retribusi namun tetap memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat.
“Terkait penggunaan Silpa pembiayaan diarahkan untuk mendukung penyelesaian program prioritas yang belum tuntas dan kebutuhan mendasar lainnya. Rincian penggunaannya akan disampaikan dalam pembahasan lebih lanjut bersama DPRD,” ujarnya.
Supian mengutarakan tanggapannya terhadap Fraksi PAN Hanura. Pemkab Seruyan akan menjaga keseimbangan fiskal serta mengarahkan perubahan anggaran pada program yang efektif, efisien, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak El Nino, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), krisis air bersih, serta ketahanan pangan.
“Kami menyambut baik kesiapan Fraksi PAN Hanura untuk melanjutkan pembahasan Raperda sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD Seruyan,” katanya.
Dijelaskan Supian, adapun pandangan umum terhadap Fraksi Kebangkitan Pembangunan Demokrasi Nasional. Pemkab Seruyan menyampaikan perubahan target PAD disusun berdasarkan evaluasi realisasi tahun berjalan dan proyeksi potensi masing-masing jenis pendapatan.
“Kami sependapat perubahan anggaran harus mengacu pada kebutuhan mendasar masyarakat, dengan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup, pelayanan publik, dan pemulihan ekonomi melalui digitalisasi pelayanan, pemberdayaan UMKM, serta pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto
