Wakapolres Seruyan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Yusuf

Wakapolres Seruyan Kompol Hendry (tengah) usai meletakkan batu pertama pembangunan gereja di Kabupaten Seruyan, Minggu, 1 Februari 2026. Foto/Ist

wajahb👁️rneo.com, Seruyan — Tegaskan peran aktif Polri dalam mendukung dan mengayomi kegiatan keagamaan serta memelihara kerukunan umat beragama di wilayah hukumnya, Wakapolres Seruyan Kompol Hendry memimpin upacara sakral peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Yusuf Kuala Pembuang, Minggu, 1 Februari 2026.

Kegiatan tersebut disaksikan juga pimpinan gereja setingkat keuskupan Uskup Palangkaraya, Mgr. Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka, MSF, dan Pastor RP Yohanes Kopong Tuan. Diikuti juga tokoh masyarakat seperti Ketua Umat Stasi Yoseph Manopo, Damang Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur Ramses Tundan, bersama seluruh jemaat.

Wakapolres Seruyan sekaligus Ketua Panitia Kompol Hendry, menyampaikan pembangunan gereja katolik merupakan wujud nyata pelayanan Polri dalam memfasilitasi kebutuhan rohani masyarakat.

“Rencana pembangunan ini lahir dari niat tulus umat kristen untuk memiliki tempat peribadatan yang lebih layak guna menunjang kegiatan beribadah,” katanya.

Dia mengungkapkan, terdapat filosofi yang selaras dengan tugas pokok Polri untuk membangun kepribadian manusia. Dengan berdirinya rumah ibadah ini Polres Seruyan hadir dalam memberikan rasa nyaman dan mendukung setiap kegiatan keagamaan.

“Kita menyadari bahwa membangun gereja bukan sekedar menyusun batu dan semen, melainkan membangun kehidupan dengan memperkuat iman serta persaudaraan antar umat,” ujar Hendry.

Hendry menambahkan, hal ini sejalan dengan visi polres Seruyan dalam membina keharmonisan umat beragama di Kabupaten Seruyan. Dirinya juga mengapresiasi bimbingan dari pimpinan gereja dan kerja keras seluruh panitia serta donatur yang telah bahu-membahu mensukseskan pembangunan gereja.

“Saya mengapresiasi sukses kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gereja ini, semoga proses pengerjaan berjalan lancar dan dapat digunakan oleh seluruh umat kristen di daerah ini,”.

Hendry berharap, pembangunan rumah ibadah ini mampu memperkuat kekhusukan umat kristen dalam beribadah, sekaligus memperkokoh pondasi kerukunan antar umat dan ketentraman di Bumi Gawi Hatantiring.


  • Kontributor : Said Ahmad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version