6 Warga Desa Bangkal yang Dikabarkan Hilang Dibebaskan Usai Mediasi dengan PT Agrinas di Polsubsektor

Proses mediasi pemulangan enam warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Selasa, 3 November 2026. Foto/Ist/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan — Polemik hilangnya enam warga Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), di areal PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX eks PT Musirawas Citra Harpindo (MCH) berakhir damai, Selasa, 3 November 2026.

Sebelumnya, keenam warga yakni Milo, Eliandi (Aliandi), Kicen (Jekicen), Triono, dan 2 orang pemanen lainnya dikabarkan menghilang dan kemudian didapati informasi diamankan aparat TNI yang bertugas di PT Agrinas pada sekitar pukul 02.00 WIB, Senin, 2 November 2026, dini hari . 

Kabar tersebut memicu ratusan warga Bangkal mendatangi perusahaan pada Senin malam dan Selasa siang untuk menuntut pembebasan mereka.

Titik terang tercapai setelah digelar pertemuan di Polsubsektor setempat pada Selasa, 3 November 2026 siang. Pertemuan tersebut dihadiri manajemen PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX, Kepolisian, TNI, Damang, Kepala Desa, Camat, PT Berkah Bintara Beton, serta perwakilan Ormas TBBR.

Dalam pertemuan itu, para pihak menyepakati penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan. Warga Desa Bangkal dan sekitarnya menyatakan siap menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Seruyan serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Warga juga sepakat untuk memperbaiki hubungan komunikasi dengan pihak PT Agrinas. Sementara hal-hal lain terkait lahan dan persoalan lanjutan akan didiskusikan kemudian bersama pihak terkait guna mencari solusi terbaik.

Sebagai bentuk kesepakatan, keenam warga Bangkal akan dibebaskan beserta barang bukti dikembalikan. (unw/red3)


🔍 “Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi para pihak/narasumber terkait untuk memberikan hak jawab, hak koreksi, maupun klarifikasi atas pemberitaan demi keberimbangan informasi”.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link