WAJAHBORNEO.com, Seruyan -Informasi yang tersebar dengan sangat cepat lewat media sosial terkadang berdampak yang kurang baik jika masyarakat tidak cermat akan berita ataupun kabar yang diterima. Informasi yang secara sembarangan disebar melalui media sosial ataupun di-upload dalam website tanpa melakukan klarifikasi dengan sumber-sumber terpercaya akan memunculkan stigma negatif terhadap individu, institusi ataupun organisasi.
Untuk itu, bersikap bijak dalam menggunakan media sosial menjadi keharusan bagi masyarakat, agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
Demikian dikatakan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Seruyan, AKBP Gatot Istanto kepada awak media di Kabupaten Seruyan khususnya jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Seruyan dalam acara “Jumat Curhat” di warung seberang kantor Kelurahan Kuala Pembuang II, Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat, 24 Februari 2023.
Acara tersebut juga dihadiri Kasat Intelkam Polres Seruyan Iptu R Rachmad ABD, Kasat Narkoba Iptu Muhammad Fachrurrazi, Kasi Humas Polres Seruyan Ipda Yudi Hermawan, Ketua PWI Kabupaten Seruyan Bambang Hermanto beserta jajaran pengurus.
“Saya berharap masyarakat lebih selektif menilai informasi yang beredar, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya, sehingga masyarakat tidak terhasut dengan hal-hal yang dapat membuat opini miring terhadap individu ataupun institusi tertentu,” katanya.
Sementara, Kasi Humas Polres Seruyan Ipda Yudi Hermawan mengatatakan, Jumat Curhat merupakan program Kapolri dalam hal mendekatkan diri dengan masyarakat serta mendengar keluh kesah, saran dan kritik dari masyarakat terkait dengan situasi kamtibmas di-wilayah hukum masing-masing.
“Khususnya di Polres Seruyan, agenda Jumat Curhat dikemas dengan berbagai inovasi. Ada yang menggelar nongkrong bersama warga, ada yang menyambangi warga, ada pula yang memanfaatkan fasilitas umum seperti Pasar, warung untuk digelarnya Curhat Kamtibmas,” ujarnya.

