wajahborneo.com, Seruyan – Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2024, terdapat 35 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agung Sulistyono, Senin, 21 Oktober 2024 mengemukakan, Kecamatan Seruyan Hulu mencatatkan jumlah kejadian Karhutla tertinggi dengan 20 kejadian kemudian diikuti kecamatan Seruyan Hilir dengan 6 kejadian, sementara kecamatan paling sedikit terdapat di Kecamatan Seruyan Tengah dengan 1 kejadian karhutla.
Berikut rincian jumlah kejadian Karhutla sepanjang Januari-Oktober 2024;

Baca juga…⤵️
➡️ BPBD Seruyan : Bantuan Mobil Damkar Diharap Dapat Optimalkan Penanganan Karhutla
➡️ Tiga Kabupaten dan Satu Kota di Kalteng Status Siaga Darurat Karhutla
Agung menjelaskan, dalam rangka pencegahan dan pengendalian Karhutla, BPBD terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilakukan melalui pertemuan langsung serta pemasangan spanduk dan baliho sebagai sarana penyebarluasan informasi.
“Diharapkan kesadaran masyarakat juga meningkat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, khususnya diwilayah terdekat,” paparnya. (*/red3)

