wajahb👁️rneo.com, Barito Utara – Pemerataan pembangunan infrastruktur kembali menjadi sorotan dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara. Dalam forum tersebut, Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Parmana Setiawan, menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap kawasan-kawasan yang selama ini belum tersentuh pembangunan jalan memadai.
Parmana mengusulkan dua titik pembangunan jalan prioritas yang dinilainya krusial bagi aksesibilitas warga, yakni pembangunan jalan rigid cor di Gang Siwau, Parang Kampeng, serta perbaikan akses jalan di Gang Sentini, RT 08, Sengaji Hilir. Menurutnya, kedua kawasan tersebut selama ini kerap terpinggirkan dalam perencanaan infrastruktur tahunan.
“Kita perlu memperhatikan daerah-daerah yang selama ini kurang mendapat sentuhan pembangunan. Gang-gang kecil yang menjadi jalur utama masyarakat pun perlu prioritas agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah,” ujar Parmana, legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sabtu, 15 Maret 2025.
Ia menekankan infrastruktur jalan bukan sekadar urusan pembangunan fisik, tetapi berkaitan langsung dengan roda ekonomi warga, akses pendidikan, serta layanan kesehatan. Warga yang tinggal di Gang Siwau dan Gang Sentini, lanjut Parmana, kerap mengeluhkan kondisi jalan yang sulit dilalui saat hujan dan memicu kecelakaan.
Usulan tersebut, menurut Parmana, adalah bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk memastikan setiap warga Barito Utara, termasuk di wilayah-wilayah padat penduduk dan pinggiran kota, mendapatkan hak yang sama dalam menikmati pembangunan.
“Program ini saya harap masuk dalam daftar prioritas RKPD 2025,” harap legislator PKB itu. (tio/red3)

