Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Ini yang Lakukan Dinkes Seruyan

Kegiatan On Job Training (OJT) di sejumlah Puskesmas. Kegiatan ini bagian dari meminimalisir angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Seruyan. Foto/wajahborneo.com

wajahb👁️rneo.com, Seruyan – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), melakukan langkah dan upaya untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKB) di Kabupaten Seruyan.

Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan On Job Training (OJT) Pembinaan, Pelayanan ANC (Ante Natal Care), Persalinan, PNC dan Bayi oleh Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Spesialis Anak di sejumlah Puskesmas.

Kadis Kesehatan Seruyan, dr Bahrun Abbas mengatakan, pelaksanaan kegiatan didasari oleh masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKB) di Kabupaten Seruyan.

“Salah satu strategis intervensi dalam upaya penurunan AKI dan AKB antara lain melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di fasiitas pelayanan kesehatan di tingkat pertama yaitu Puskesmas,“ katanya, Selasa, 4 Oktober 2022.

Abbas menekankan, pentingnya peran Puskesmas diharapkan memberikan dampak positif dalam mencegah terjadinya kesakitan maupun kematian pada ibu, bayi dan balita.

“Program ini kita laksanakan secara terjadwal pada Puskesmas di Kabupaten Seruyan dan hari ini kita laksanakan di Puskesmas Telaga Pulang,“ paparnya. (red3)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link