wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai ujung tombak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru.
Menurut legislator dari Fraksi Golkar ini, UKM tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian lokal, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat. “UKM punya kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja. Karena itu, memperkuat kapasitas mereka adalah investasi strategis,” ujar Nafsiah, Kamis, 6 Februari 2025.
Nafsiah menyoroti bahwa penguatan UKM tak cukup hanya sebatas modal usaha. Menurutnya, pelaku UKM perlu mendapat dukungan peningkatan kapasitas di berbagai sektor, mulai dari keterampilan manajerial, inovasi produk, hingga pemanfaatan teknologi digital.
“Di era digital seperti sekarang, penguasaan teknologi informasi bisa membuka akses pasar yang lebih luas. UKM yang adaptif dan melek digital punya peluang besar untuk naik kelas,” jelasnya.
Tak kalah penting, Siti Nafsiah juga mendorong terbentuknya kolaborasi antar pelaku UKM dan keterlibatan aktif pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, swasta, dan lembaga keuangan.
“Dengan membangun jejaring yang kuat, UKM bisa saling mendukung, berbagi pengalaman, dan mengakses sumber daya secara kolektif. Ini akan menciptakan ekosistem usaha yang lebih kokoh dan berkelanjutan,” tambahnya.
Siti Nafsiah berharap, langkah konkret untuk memperkuat UKM bisa menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan ekonomi daerah. “UKM bukan sekadar sektor pelengkap, tapi motor utama penggerak ekonomi rakyat,” tutupnya. (din/red2)

