wajahborneo.com, Palangka Raya — Infrastruktur jalan kembali menjadi sorotan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini, anggota DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) II meluputi Seruyan dan Kotawaringin Timur (Kotim), Sutik.
“Jalan lingkar selatan yang menjadi jalur utama logistik dan akses masyarakat kini kondisinya sangat memprihatinkan. Lubang di mana-mana, dilalui truk besar setiap hari, dan sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak sekolah,” ujar Sutik di Palangka Raya, Selasa, 1 April 2025.
Menurutnya, jalur tersebut kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas akibat padatnya kendaraan berat dan minimnya perbaikan infrastruktur. Warga pun mendesak agar Pemerintah Provinsi segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
“Masyarakat sudah lama bersuara, tapi belum ada penanganan signifikan. Pemerintah harus turun tangan segera sebelum ada korban,” katanya.
Meski tidak seluruh isi laporan reses dibacakan dalam rapat karena banyaknya dokumen. Sutik memastikan seluruh aspirasi telah dikompilasi secara lengkap dan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk di-tindaklanjuti.
“Kami berharap laporan ini dapat menjadi pijakan Pemprov Kalteng dalam menyusun program prioritas, khususnya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat seperti infrastruktur dan keselamatan transportasi,” katanya.
Dijelaskan Sutik, laporan ini menjadi bukti nyata bahwa DPRD tidak hanya menyerap aspirasi rakyat, tetapi juga aktif mendorong pemerintah agar kebijakan pembangunan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat di daerah. (din/red2)

