wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Memperkuat jejaring kolaborasi antarinstansi di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menggelar forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitasi Kesehatan yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu, 2 Juli 2025.
Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan se-Kalimantan Tengah dengan tujuan membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan fasilitas layanan kesehatan, organisasi profesi, akademisi, hingga mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan layanan kesehatan di daerah.
Forum menjadi ruang dialog terbuka untuk berbagi praktik baik, mendiskusikan tantangan bersama, serta menyelaraskan langkah dalam mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan inklusif.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugiyarto menekankan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif dalam menekan pembiayaan penyakit katastropik yang masih cukup tinggi di daerah.
DPRD katanya, berkomitmen mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui penganggaran dan pengawasan
“Kami mendorong penguatan pelayanan promotif dan preventif guna menekan pembiayaan penyakit katastropik di Kalteng. Sinergi semua pihak adalah kunci agar pelayanan kesehatan tidak hanya efisien, tapi juga benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Dijelaskannya, kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi kompleksitas tantangan dunia kesehatan. Melalui kemitraan yang solid, kita dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Tengah.
Forum ini juga menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi, memperkuat komitmen dan membangun kepercayaan antarlembaga dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berorientasi pada layanan kesehatan prima. (din/red2)

