wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Data Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berada di posisi ke-32 dari 34 provinsi dengan nilai hanya 50 poin menjadi tamparan bagi semua pihak.
Namun, bagi anggota DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, angka itu bukan akhir — justru menjadi titik balik untuk membangkitkan potensi pemuda di Bumi Tambun Bungai.
“Angka IPP yang rendah ini bukan untuk dikeluhkan, tapi untuk memacu semangat kita berbenah,” katanya di Palangka Raya, Jumat, 4 Juli 2025.
Menurutnya, pemuda Kalteng masih menghadapi tantangan besar di bidang pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja. Padahal, di tangan mereka masa depan daerah ditentukan.
Nafsiah menyerukan agar seluruh pihak — dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga sektor swasta — bersatu membangun program pengembangan kapasitas pemuda, memperluas peluang kerja, serta membuka ruang kepemimpinan generasi muda.
“Kalau kita serius dan bergerak bersama, IPP akan naik, dan pemuda Kalteng bisa jadi motor kemajuan menuju Indonesia Emas 2045,” katanya. (din/red2)

