wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Di tengah dinamika perubahan pendapatan, baik dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun transfer pemerintah pusat. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas fiskal daerah
Itu di-kemukakan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Yetro M. Yoseph, saat menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap arah kebijakan keuangan daerah baru-baru ini.
Penurunan PAD dan transfer pemerintah pusat harus disikapi dengan langkah inovatif, bukan sekadar melalui pemangkasan anggaran.
Fraksi PDI Perjuangan menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng perlu mendorong reformasi sistem perpajakan daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan, perluasan basis wajib pajak, serta optimalisasi aset daerah yang belum tergarap maksimal.
“Kami juga mengingatkan Pemprov Kalteng untuk memperkuat digitalisasi dalam pengelolaan PAD,” ujarnya.
Yetro mengingatkan agar penetapan target pendapatan dilakukan secara realistis sesuai dengan kesiapan regulasi dan kelembagaan.
“Efisiensi belanja harus tetap memperhatikan aspek keadilan sosial dan pemerataan pembangunan, terutama untuk sektor pelayanan dasar dan daerah tertinggal,” tambahnya.
Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa penyusunan anggaran dan komposisi belanja daerah harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan publik serta memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami menekankan perlunya evaluasi mendalam atas kebijakan pengelolaan pajak daerah dan tata kelola pembiayaan, agar ketahanan fiskal Kalteng dapat terjaga dalam jangka panjang,” jelasnya. (din/red2)

