wajahb👁️rneo.com, Barito Utara — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) menggelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik bagi Kepala Perangkat Daerah di Gedung Balai Antang, Senin (03/11/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dandim 1013/Mtw, perwakilan Kapolres, staf ahli Bupati, unsur Forkopimda, para camat, serta insan pers.
Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Mochamad Ikhsan, AKS, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bagian dari implementasi aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan komitmen para kepala perangkat daerah terhadap pentingnya keterbukaan informasi publik, serta mendorong Barito Utara dari kategori belum informatif menjadi informatif,” ujarnya.
H. Mochamad Ikhsan menambahkan, “Sinergi lintas perangkat daerah sangat penting agar penyediaan informasi publik bisa transparan, akurat, dan mudah diakses masyarakat.”
Dalam kegiatan ini, hadir dua narasumber utama, yaitu Katriana, M.Si, Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah, serta Erwindy, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah.
“Perangkat daerah harus memahami bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar formalitas, tapi hak masyarakat yang harus dipenuhi.”
Sementara itu, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis membacakan sambutan Bupati H. Shalahuddin, yang secara resmi membuka kegiatan.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin menumbuhkan kesamaan persepsi dan komitmen di seluruh perangkat daerah untuk menjadikan Barito Utara sebagai daerah yang informatif,” tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Mekanisme Penyediaan Data dan Informasi Publik antar Perangkat Daerah.
“Momentum ini menjadi peneguhan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan informasi publik menuju pemerintahan terbuka dan informatif,” pungkasnya (Red).

