wajahborneo.com, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik pengurus Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah Periode 2026–2029 di Aula Jayang Tingang Lantai I, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat, 8 Mei 2026.
Adapun anggota KPID Kalteng periode 2026-2029 yang sudah dilantik yakni, Novianto Eko Wibowo, Sesa Mareki, Bachtiar Ali, Handi Wijaya, Akhmad Rusdiyan Noor, Eni Artini, dan Ahmada.
Kegiatan ini turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko Darliansjah, serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Kalteng.
Agustiar Sabran, mengucapkan selamat dan sukses kepada anggota KPID Kalteng yang sudah dilantik. Amanah dan tanggung jawab besar ini harus dijalankan dengan kerja keras serta komitmen tinggi.
Menurutnya, era digital saat ini arus informasi sangat cepat dan tanpa batas, tidak hanya datang dari lembaga penyiaran konvensional seperti televisi dan radio, namun juga dari berbagai platform digital, tidak semua memiliki standar pengawasan yang jelas.
“Saat itulah peran KPID sangat dibutuhkan, sebagai ujung tombak menjaga ruang informasi publik khususnya penyiaran, tetap sehat, edukatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dia menegaskan, KPID mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong lembaga penyiaran televisi dan radio di Kalteng agar mampu memproduksi konten siaran positif, objektif, dan mendidik masyarakat.
Dijelaskan Agustiar, KPID Kalteng menjadi garda terdepan memastikan penyiaran di daerah mampu menyebarluaskan setiap program strategis pembangunan daerah, seperti Kartu Huma Betang Sejahtera, ketahanan pangan, MBG, dan Koperasi Desa Merah Putih.
Selain itu, KPID juga diharapkan menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam meredam berita hoaks yang dapat memecah belah masyarakat, melindungi anak dari konten negatif yang tidak bermoral, serta mendongkrak media lokal agar tetap eksis, kompetitif, dan relevan.
“Sinergi dan kolaborasi bersama mampu menghasilkan penyiaran informasi berimbang, sesuai fakta, dan mempersatukan, dalam mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden dan visi misi Kalteng Berkah, Kalteng Maju,” paparnya. (dan/red2)

