wajahborneo.com, Seruyan – Penanganan kebakaran hutan dan ahan (karhutla) kembali diperkuat personel gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan. Dalam kesempatan tersebut Personel bertindak cepat memadamkan titik api di Kelurahan Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu, 2 September 2026.
Kapolsek Seruyan Hilir sekaligus Padal Siaga Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026, Ipda Eko Andrianto, mengatakan laporan pertama kali diterima personel piket Siaga Karhutla pada pukul 12.20 WIB. Pada koordinat 3.381784°S, 112.534070°E. Menanggapi informasi tersebut personel segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Operasi tersebut melibatkan 14 personel gabungan, diantaranya 3 personel Polri, 2 personel TNI, 5 personel BPBD, 1 personel Manggala Agni, 1 personel Damkar, 1 personel KPHP, dan 1 personel Marnit,” katanya.
Dia menjelaskan, Setibanya di lokasi personel gabungan langsung berkoordinasi dan bersama-sama melakukan pemadaman guna mengendalikan kebakaran lahan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar ke area di sekitarnya.
Eko menambahkan, kesiapsiagaan personel menunjukkan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam menghadapi potensi Karhutla, terlebih di tengah kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan.
“Kami tidak ingin menunggu api semakin besar. Saat informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi melakukan pengecekan dan pemadaman,” ujarnya.
Dia menegaskan, Polres Seruyan bersama seluruh unsur terkait terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman Karhutla guna melindungi masyarakat, lingkungan, serta mencegah meluasnya kebakaran lahan di Kabupaten Seruyan.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan peran semua pihak. Kami juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” paparnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

