wajahborneo.com, Seruyan – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengevaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang dilaksanakan perangkat daerah selama 1,5 tahun berjalan, yang dilaksanakan di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Rabu, 2 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti juga Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, asisten pemerintahan, staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, dan SOPD.
Ahmad Selanorwanda, mengatakan evaluasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi dalam rangka mengiring dalam satu semangat kolektif dan tim kerja (teamwork) yang solid. Harus diakui semangat dan kegairahan kerja itu kadang naik dan turun sama halnya dengan tingkat ketakwaan, yang kadang tinggi dan rendah, bahkan kadang luntur sama sekali.
“Sering kali ketakwaan kita meningkat drastis saat berada dalam situasi kritis. Namun, dalam konteks tata kelola pemerintahan daerah, hal seperti itu tidak boleh terjadi,” katanya.
Dia menambahkan, fungsi dan roda pemerintahan harus tetap berjalan stabil. Ruangan ini menjadi potret dari kualitas kepemimpinan daerah yang menentukan Kabupaten Seruyan dapat bergerak maju atau tidak, baik dalam hal pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Orang-orang yang berada di dalam ruangan ini sebenarnya memiliki kapasitas untuk menggerakkan Kabupaten Seruyan. Karena kita hidup di ruang yang dinamis, bukan di ruang hampa,” ujarnya.
Wanda menegaskan, saat ini semua orang sudah masuk pada era media sosial. Informasi sekecil apa pun yang belum tentu kebenarannya dapat dengan cepat tersebar dan mendiskreditkan pemerintah daerah maupun jajaran pimpinan. Untuk itu, seluruh jajaran baik pimpinan tertinggi, top management, middle management, hingga seluruh staf, menjadi penentu potret Kabupaten Seruyan di mata publik.
Menurut dia, menjelang genap dua tahun masa kepemimpinan Ahmad Selanorwanda dan H. Supian, berbagai langkah strategis sudah dilaksanakan. Terkait pembangunan, Pemkab Seruyan sudah mengambil kebijakan pengadaan alat berat yang saat ini sudah bekerja maksimal guna membenahi infrastruktur, layanan pendidikan, serta kesehatan sebagai bagian dari pelayanan dasar masyarakat.
“Penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi jabatan sudah kita lakukan pada September 2025 lalu dan akan berlanjut untuk level middle management dalam waktu dekat serta dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang,” katanya.
Wanda menjelaskan, evaluasi tersebut mencakup latar belakang pendidikan, kapasitas, komitmen, serta semangat kerja. Penempatan ini bertujuan agar setiap aparatur sipil negara (ASN) yang diberi kepercayaan dapat menjalankan amanah dengan rasa syukur dan tanggung jawab penuh.
“Menjadi ASN adalah sebuah pilihan. Maka, ketika diberikan suatu jabatan, hendaklah itu dipandang sebagai berkah dan kehormatan yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh demi kemaslahatan masyarakat luas. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga demi mewujudkan Bumi Gawi Hatantiring yang lebih baik dan sejahtera,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

