Pemkab Seruyan Distribusikan Ribuan Masker ke 10 Puskesmas Terdampak Asap Karhutla

Plh Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas, saat diwawancara awak media, Jumat, 11 September 2026. Foto/Said M. Dandi

wajahborneo.com, Seruyan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan bergerak cepat mengantisipasi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya pada kecamatan di wilayah tengah dan hulu.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, Jumat, 11 September 2026, mengemukakan Pemkab Seruyan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, telah membagikan ribuan masker ke sejumlah Puskesmas guna mengurangi risiko gangguan pernapasan terhadap masyarakat.

Abbas mengatakan, Pemkab Seruyan memprioritaskan pendistribusian masker ke 10 Puskesmas yang berada di wilayah tengah dan hulu, termasuk kawasan Kecamatan Seruyan Raya yang terdampak paparan asap cukup parah.

“Kita sudah konfirmasi ke Dinas Kesehatan, masker sudah dikirim ke Puskesmas setempat untuk nantinya dibagikan kepada masyarakat. Harapannya ini bisa membantu mengurangi dampak asap terhadap kesehatan paru-paru warga,” ujarnya.

Dia menyebut, dari total 12 Puskesmas yang ada di Kabupaten Seruyan, dua Puskesmas yang berada di Kuala Pembuang dan sekitarnya tidak menjadi prioritas utama dalam penanganan tersebut. Hal ini dikarenakan dampak paparan asap di wilayah pesisir dinilai tidak separah wilayah tengah dan hulu.

“Kita prioritaskan yang ada di tengah dan hulu, ada 10 Puskesmas. Kita punya 12 Puskesmas, satu di Kuala Pembuang dan satu di seberang, itu dampak asapnya tidak terlalu signifikan. Jadi fokus kita ke 10 Puskesmas yang di atas,” katanya.

Abbas menegaskan, meskipun di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur dampak asap tidak begitu parah. Tetapi untuk pembagian masker akan disiapkan sebagai langkah awal menjaga kesehatan masyarakat.

Selain itu, dia menambahkan, tidak hanya membagikan masker kepada warga, Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan juga menyiagakan dan akan menyalurkan alat pelindung diri kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan.

“Sebagai langkah antisipasi sejak dini dampak kabut asap, tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan juga diberikan alat pelindung diri,” jelasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link