wajahborneo.com, Seruyan — Meningkatkan keterampilan dalam menghasilkan foto produk yang memiliki nilai kreativitas tinggi. Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Seruyan bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Seruyan menyelenggarakan pelatihan dengan tema “Digital Marketing Praktis: Foto Produk by Smartphone”, yang dilaksanakan di Aula Kemenag Kabupaten Seruyan, Jumat, 25 September 2026.
Supervisor Rumah BUMN Seruyan, Mar’ie Muammar, mengutarakan pelatihan tersebut difokuskan pada pemanfaatan smartphone sebagai perangkat fotografi produk yang praktis dan mudah digunakan. Para peserta diperkenalkan berbagai teknik dasar fotografi produk, mulai dari pemilihan sudut gambar, pencahayaan, komposisi, hingga cara menghasilkan foto yang lebih menarik untuk dipromosikan di media sosial dan berbagai kanal pemasaran digital.
“Kami dari Rumah BUMN Seruyan sangat mengapresiasi dan menyambut baik kolaborasi bersama DWP Kemenag Kabupaten Seruyan. Pembuatan foto produk yang menarik merupakan langkah penting dalam strategi pemasaran modern,” katanya.
Sementara itu, Asisten Supervisor Rumah BUMN Seruyan, Muhammad Andi Hidayat, mengatakan kemampuan menghasilkan foto produk yang menarik menjadi salah satu bagian paling penting dalam pemasaran digital produk di era globalisasi.
“Di era digital, tampilan produk menjadi faktor utama yang dilihat calon konsumen. Untuk itu, kita ingin menunjukkan cara membuat foto produk yang menarik dan tidak harus menggunakan kamera profesional. Dengan smartphone yang kita gunakan sehari-hari, kita sudah bisa menghasilkan foto yang lebih baik jika memahami teknik dasar seperti pencahayaan, komposisi, sudut pengambilan gambar, dan bagaimana menampilkan produk,” ujarnya.
Dia menambahkan, pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para peserta khususnya dalam mengasah keterampilan untuk memasarkan produk yang ingin dipromosikan.
“Kami berharap sinergi positif ini dapat terus berlanjut melalui program-program pelatihan lain yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Seruyan, Wahyu Handriani, menyebut penggunaan smartphone sebagai media fotografi memberikan kemudahan karena perangkat tersebut menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di kalangan masyarakat.
Dia menegaskan, kolaborasi DWP Kemenag Seruyan dan Rumah BUMN Seruyan menjadi salah satu sinergi dalam mendorong peningkatan keterampilan dan literasi digital. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memahami pentingnya visual produk dalam pemasaran serta mampu memanfaatkan perangkat yang dimiliki untuk menghasilkan konten promosi yang lebih menarik.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat langsung dipraktikkan oleh para peserta. Dengan keterampilan sederhana dalam pengambilan foto produk, kita dapat meningkatkan daya tarik masyarakat saat produk dipromosikan melalui media sosial,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

