Tingkatkan Kreativitas, Rumah BUMN Seruyan Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan Pembuatan Macrame untuk Holder Tumbler

Seluruh peserta saat melakukan foto bersama usai mengikuti pelatihan kerajinan tangan pembuatan Macrame untuk Holder Tumbler, di Vapelicious X Mikofi, Kamis, 29 Oktober 2026. Foto/Ist/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan — Meningkatkan keterampilan serta kreativitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Seruyan. Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kabupaten Seruyan menyelenggarakan pelatihan kerajinan tangan pembuatan Macrame untuk Holder Tumbler, di Vapelicious X Mikofi, Kamis, 29 Oktober 2026.
‎
‎Asisten Supervisor Rumah BUMN Seruyan, Muhammad Andi Hidayat, mengatakan pelatihan tersebut mengusung tema “Mengasah Kreativitas Melalui Seni Simpul Macrame untuk Menghasilkan Produk Kerajinan yang Estetis, Fungsional, dan Bernilai Ekonomi”. Dalam pelatihan tersebut Rumah BUMN Seruyan menghadirkan Owner Ummu Hana sebagai narasumber Miri Andani, untuk dapat berbagi ilmu pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan holder tumbler menggunakan teknik macrame.
‎
‎”Dalam pelatihan ini peserta kita perkenalkan proses pembuatan kerajinan, mulai dari pengenalan teknik simpul hingga pengembangan produk yang memiliki daya tarik bagi calon konsumen,” katanya.
‎
‎Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah teknik simpul macrame menjadi produk kerajinan yang unik, fungsional, dan memiliki nilai ekonomi. Holder tumbler berbahan macrame salah satu alternatif produk kreatif yang berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap aksesoris menarik dan memiliki nilai guna.
‎
‎Andi menambahkan, pelatihan keterampilan kreatif menjadi salah satu upaya membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi produk lokal.
‎
‎“Melalui pelatihan ini, kami ingin peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu melihat potensi ekonomi dari produk kerajinan yang mereka hasilkan. Kreativitas dapat menjadi modal untuk menciptakan produk yang memiliki ciri khas, nilai tambah, dan peluang untuk dipasarkan,” ujarnya.
‎
‎Dia menjelaskan, Rumah BUMN Seruyan berkomitmen terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan peluang usaha. Dengan adanya pelatihan tersebut seluruh peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan secara berkelanjutan, baik sebagai aktivitas produktif maupun langkah awal membangun usaha mandiri.
‎
‎”Kita berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk berinovasi, menghasilkan produk kreatif, dan memanfaatkan peluang usaha dari potensi yang ada di sekitar mereka,” jelasnya.
‎
‎Rumah BUMN Seruyan akan terus berupaya menjadi ruang belajar, berkreasi, dan bertumbuh bagi pelaku UMKM. Sehingga ke depan mampu mengembangkan usaha yang dimiliki serta meningkatkan daya saing produk lokal.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link