Akses Jalan Sulit, HET LPG 3 Kg di Pedalaman Seruyan Rp 48 Ribu

LPG 3 kg di salah satu pangkalan di Kuala Pembuang, Kamis, 5 Maret 2026. Foto/Said Muhamad Dandi/wajahborneo.com

wajahb👁️rneo.com, Seruyan – Akses jalan yang sulit dan aktivitas bongkar muat mencapai 2 kali pengangkutan membuat harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg di wilayah pedalaman harganya lebih mahal hingga mencapai Rp 48 ribu rupiah pertabung.

“HET untuk wilayah desa terpencil lebih mahal dikarenakan akses jalan yang sulit, hal tersebut menjadi perhitungan setiap harga tabung yang disalurkan pada masing-masing kecamatan, seperti di Desa Tumbang Gugup Kecamatan Suling Tambun HET LPG 3 kg ditetapkan Rp 48 ribu rupiah pertabung,” kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Seruyan, Adhian Noor saat diwawancara di Ruang Kerjanya, Kamis, 5 Maret 2026 kemarin.

Adhian menjelaskan untuk kecamatan lainnya khususnya desa di pedalaman HET berbeda dikarenakan aktivitas bongkar muat 2 kali angkut ditambah medan perjalanan yang sangat terjal. Akan tetapi harga jual setiap tabung tidak melebihi HET yang telah ditetapkan untuk kecamatan tersebut.

Namun demikian, untuk HET LPG 3 kg di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur ditetapkan Rp 29 ribu rupiah pertabung,

“Kita jangan menyamakan harga jual tabung untuk desa pedalaman dan perkotaan, HET ditentukan berdasarkan lokasi dan jarak angkut LPG 3 kg ke kecamatan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Seruyan, Ashadi menambahkan, terdapat sekitar 156 hingga 157 pangkalan yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan untuk menjangkau masyarakat secara menyeluruh.

Adapun alur distribusinya dimulai dari Pemerintah Pusat melalui BPH Migas, diteruskan ke PT Pertamina sebagai penyalur nasional, kemudian ke agen di tingkat wilayah, dan terakhir ke pangkalan di tingkat desa.

“Seruyan mendapatkan alokasi kuota sebesar 2.801 metrik ton untuk tahun 2026, dengan harapan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat yang memang telah terdaftar,” pungkasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link