WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Zuli Eko Prasetyo meminta kepada Pemerintah setempat melalui dinas terkaitnya agar bisa melakukan pemetaan saluran drainase yang ada di wilayah dalam Kota Kuala Pembuang untuk mengantisipasi terjadinya banjir.
“Hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah ataupun mengantisipasi bencana banjir yang terjadi khususnya untuk wilayah dalam kota yang terkadang bisa terjadi,” kata Zuli Eko Prasetyo, Senin, 28 Maret 2022.
Menurutnya, apabila berbicara secara global dalam rangka pencegahan bencana banjir di Bumi Gawi Hantantiring ini, maka yang harus dilakukan adalah melakukan mitigasi bencana dan langkah antisipasi seperti reboisasi dan lain sebagainya.
“Selain itu langkah darurat seperti penyaluran bantuan, tapi kita perlu juga untuk lakukan antisipasi. Untuk dalam kota sebenarnya juga bisa diantisipasi, yaitu dengan melakukan pemetaan terhadap saluran drainase yang ada,” ungkapnya.
Pemetaan saluran drainase dalam kota ini dapat memudahkan dalam melakukan upaya pencegahan misalnya ada saluran yang dangkal ataupun tersumbat maka bisa segera dilakukan langkah perbaikan sehingga salurannya lancar.
“Jadi dengan adanya pemetaan tersebut tentu langkah mengantisipasi terjadinya banjir juga akan mudah karena saluran drainase lancar, Selain itu masyarakat juga harus terlibat seperti tidak membuang sampah di saluran tersebut agar tidak tersumbat,” jelasnya.

