Belajar Penguatan Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke Kulon Progo

Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan (kedua dari kiri) menyerahkan cindera mata kepada Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, saat melakukan kunjungan kerja ke kabupaten tersebut, Jumat, 7 Agustus 2026. Foto/Diskominfosandi Barito Utara.

wajahborneo.com, Kulon Progo — Memperluas wawasan, pengetahuan, pengalaman, sekaligus memperoleh pembelajaran secara langsung terkait berbagai kebijakan, strategi, inovasi, serta penerapan tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melaksanakan kunjungan kerja kaji tiru ke Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Jumat, 7 Agustus 2026. 

Adapun rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan disambut Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang disampaikan Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, mengapresiasi jajaran Pemkab Kulon Progo atas sambutan hangat serta keterbukaan dalam menerima rombongan.

“Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan, pengetahuan, pengalaman, sekaligus memperoleh pembelajaran secara langsung terkait berbagai kebijakan, strategi, inovasi, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo,” katanya.

Felix menambahkan, hasil kaji tiru ini tidak semata-mata untuk ditiru secara utuh, melainkan menjadi bahan pembelajaran yang akan disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan kemampuan Pemkab Barito Utara demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyambut baik kunjungan kerja Pemkab Barito Utara. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, kerukunan, dan kolaborasi antara kepala daerah dengan wakil kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan.

“Kunjungan ini merupakan kesempatan kami untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antardaerah. Dengan demikian, berbagai pengalaman dan praktik pemerintahan yang diperoleh dapat menjadi bahan untuk mendukung upaya peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.,” paparnya. (*/tio/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

error: Content is protected !!
Exit mobile version