BPBD Seruyan Gelar Lomba Video Pendek, Ajak Pelajar Kampanyekan Pencegahan Karhutla dan Kekeringan

wajahborneo.com, Seruyan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan menggelar Lomba Video Pendek bagi pelajar SD, SMP, dan SMA/sederajat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Seruyan.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus mengajak generasi muda berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta pelestarian lingkungan.

Mengusung tema “Generasi Muda Tangguh, Bersama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan”, peserta diminta membuat video berdurasi 1 hingga 3 menit yang berisi pesan edukatif mengenai pencegahan karhutla, penanganan kekeringan, kepedulian terhadap lingkungan, dan pentingnya menjaga masa depan melalui aksi nyata.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, mengatakan lomba tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman bencana, khususnya karhutla dan kekeringan yang kerap terjadi saat musim kemarau.

“Melalui lomba video pendek ini, kami ingin mengajak pelajar menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Kreativitas mereka diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan mitigasi bencana kepada masyarakat dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan relevan dengan perkembangan media digital saat ini,” ujar Agus Supriadi.

Ia menambahkan, edukasi kebencanaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

Menurutnya, penggunaan media sosial dan konten video pendek merupakan salah satu cara efektif untuk memperluas jangkauan kampanye pencegahan bencana.

Peserta diwajibkan mengirimkan karya video orisinal yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis, dengan batas akhir pengumpulan karya pada 6 Agustus 2026.

Panitia juga telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp11.250.000, dengan juara pertama memperoleh hadiah Rp3.000.000, juara kedua Rp2.500.000, dan juara ketiga Rp2.000.000, ditambah hadiah bagi juara harapan.

Agus Supriadi berharap antusiasme pelajar di seluruh Kabupaten Seruyan dapat mendorong lahirnya konten-konten edukatif yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana. Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa mewujudkan Seruyan yang lebih tangguh menghadapi ancaman karhutla, kekeringan, dan berbagai potensi bencana lainnya,” pungkasnya. (bam/red3)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version