wajahborneo.com, Seruyan — Musim kemarau dan kekeringan masih berlangsung dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Untuk itu, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Di sela-sela kegiatan penyaluran air bersih, Ahmad Selanorwanda, Kamis, 3 September 2026, mengatakan pada musim kemarau yang berkepanjangan banyak titik api yang muncul di berbagai lokasi. Hal tersebut membuat kualitas udara menjadi tidak sehat dan mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Wanda menambahkan, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sangat dibutuhkan. Salah satunya dengan tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Saya mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati. Khususnya di lingkungan rumah masing-masing, karena bisa saja kondisi api dan angin pada musim kemarau ini akan berakibat terjadinya kebakaran, tentu suatu yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Dia menegaskan, masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dalam situasi musim kemarau ini api sangat mudah membesar dan terkadang menjadi untuk sulit dikendalikan.
“Kita mengimbau kepada masyarakat agar menjaga lahan, hutan, dan lingkungan sekitarnya agar kebakaran jangan sampai terjadi lagi,” paparnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

