wajahb👁️rneo.com, Seruyan — Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan terdapat tiga pilar utama dalam mendukung terciptanya kesejahteraan diantaranya, menciptakan tata kelola yang baik, dunia usaha membuka lapangan kerja, dan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan.
Peryataan tersebut disampaikan Ahmad Selanorwanda saat menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan (Mou) perjanjian kerja sama penerima manfaat program fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar (FPKMS) 20 persen antara PT Rim Capital dengan Koperasi Desa Benua Usang, Paren, dan Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, yang dilaksanakan di Pendopo Rujab Bupati Seruyan, Sabtu, 7 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri juga Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Pj Sekretaris Daerah dr Bahrun Abbas, kepala perangkat daerah, SOPD, FKPD.
“Kita menyadari terdapat tiga pilar menciptakan kesejahteraan, yakni dengan membuat tata kelola yang baik, membuka lapangan kerja hingga investasi, serta melibatkan masyarakat menjadi bagian dari arah pembangunan daerah,” katanya.
Wanda menyebutkan, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Tentunya hal ini menjadi komponen yang sangat penting dalam mendukung terwujudnya kesejahteran bagi masyarakat di Kabupaten Seruyan.
Dia menekankan, pentingnya kemitraan yang sehat antara perusahaan dengan masyarakat, sehingga program perkebunan dapat berjalan dalam jangka panjang dan menguntungkan kedua belah pihak.
“Program perkebunan dapat berjalan baik apabila kedua pihak menciptakan kemitraan yang sehat, kami minta pihak perusahaan dapat memegang teguh tanggung jawabnya terhadap masyarakat sekitar areal perkebunan,” pintanya.
Selain itu, Wanda juga mengapresiasi upaya PT Rim Capital yang telah merealisasikan kewajiban pembangunan FPKMS 20 persen untuk masyarakat. Hal ini menjadi awal yang baik dalam upaya memenuhi tanggung jawab terhadap warga sekitar.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menyambut baik komitmen PT Rim Capital yang telah merealisasikan FPKMS 20 persen, sebagai bagian dari kewajiban perusahaan membangun kebun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Plasma PT Rim Capital, Walid Aris menyampaikan, perusahaan telah berkomitmen sejak tahun 2016 untuk merealisasikan kebun plasma bagi masyarakat sekitar. “Alhamdulillah kita telah melengkapi kewajiban 20 persen kebun plasma, kami berharap kedepannya dapat mempererat hubungan dengan masyarakat yang berada di 3 desa tersebut,” jelasnya.
Sementara di-tempat yang sama, Ketua Koperasi Unggul Jaya Sejahtera Desa Paren, Mulyono mengungkapkan, terealisasinya kebun plasma sebesar 20 persen telah dinantikan lama oleh masyarakat, diharapkan kedepannya hubungan antara masyarakat dengan perusahaan menjadi lebih baik. “Terlaksananya Mou tersebut menghidupkan harapan baru bagi masyarakat, kami berharap kerja sama ini dapat lebih maksimal kedepannya,” harapnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto
