Cek Layanan Kesehatan di Kotim, Komisi III DPRD Kalteng Salurkan 3.000 Masker

Komisi III DPRD Kalteng menyerahkan secara simbolis bantuan 3.000 masker ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu, 3 Oktober 2026. Foto/Ist/wajahborneo.com

ωajàhßörneo.cóm, Kotawaringin Timur — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan 3.000 masker kepada warga Kabupaten Kotawaringin Timur yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Kunjungan kerja (Kunker) tersebut DPRD juga memeriksa kesiapan layanan kesehatan di daerah itu, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Masker tersebut merupakan bantuan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, yang diserahkan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur dan Puskesmas Pasir Putih.

Komisi III dipimpin Ketua Komisi III, H. Sugiyarto, didampingi Sekretaris Komisi III, Bryan Iskandar serta anggota Wengga Febri Dwi Tananda, H. Hemi, H. Rahadian Fani, Amonius Tuyum, dan Habib Sayyid Abdul Rasyid.

Sugiyarto mengatakan kunjungan ini bertujuan melihat langsung kesiapan layanan kesehatan menghadapi gangguan akibat asap. Temuan di lapangan akan menjadi bahan bagi Komisi III dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Kami ingin masyarakat dipermudah mendapat layanan kesehatan selama kebakaran hutan dan lahan berlangsung,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan Dinas Kesehatan, Komisi III menanyakan perlindungan bagi kelompok rentan, yaitu balita, lansia, dan ibu hamil. Mereka juga menanyakan kesiapan rumah singgah oksigen di wilayah yang paparan asapnya tinggi.

Selain itu, Komisi III juga memeriksa persediaan obat di puskesmas, termasuk obat untuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan obat sirup untuk anak. Selain itu, pengiriman logistik kesehatan ke daerah pedalaman dipastikan lancar.

Setelah dari Dinas Kesehatan, rombongan meninjau Puskesmas Pasir Putih. Di sana, anggota dewan melihat pelayanan kepada pasien dan menanyakan hambatan yang dihadapi petugas. Kesiapan anggaran kesehatan ikut dibahas untuk mengantisipasi kemarau dan asap yang berlangsung lebih lama.

“Komisi III berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur semakin baik dalam menangani dampak asap bagi kesehatan warga,” jelasnya. (din/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

error: Content is protected !!
Exit mobile version