Dinkes Seruyan Gelar Pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita untuk Kader PAUD, TK, dan RA

Narasumber dan peserta foto bersama pada kegiatan Pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita yang ditujukan bagi kader PAUD, TK, dan RA. Foto/Ist/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan menggelar Pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita yang ditujukan bagi kader PAUD, TK, dan RA.

Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam upaya memperkuat pemantauan tumbuh kembang anak di wilayah Seruyan, yang merupakan bagian dari perawatan holistik bagi anak usia dini.

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin memungkinkan tenaga kesehatan dan orang tua untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, mendukung perkembangan optimal, dan memastikan anak-anak mendapatkan awal kehidupan yang sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr. Bahrun Abbas, menjelaskan bahwa pelatihan ini berfungsi sebagai investasi jangka panjang dalam kesehatan masyarakat.

“Pelatihan ini adalah investasi penting dalam kesehatan masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, para kader dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan dan memastikan anak-anak menerima perhatian yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat,” kata Bahrun Abbas, Rabu, 23 Oktober 2024.

Dikatakan, dengan peran mereka yang strategis, kader menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak ditingkat masyarakat.

Dalam pelatihan ini, para kader dilatih untuk mengelola Posyandu, melakukan pengukuran antropometri balita, memplot data pada Grafik KMS (Kartu Menuju Sehat), dan menginterpretasikan grafik tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) berdasarkan usia.

Selain itu, mereka juga mendapat pembekalan dalam penyuluhan ASI eksklusif, makanan pendamping ASI bergizi seimbang bagi anak usia 2-5 tahun, serta ibu hamil. Para kader juga diharapkan mampu menjelaskan pentingnya pemantauan perkembangan pada anak.

Melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan Seruyan berharap agar kader yang terlatih dapat menjadi ujung tombak dalam memantau kesehatan anak di masyarakat, memastikan setiap balita memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. (*/red3)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link