wajahborneo.com, Palangka Raya — Perbaikan infrastruktur jalan di Kalimantan Tengah (Kalteng) didesak menjadi prioritas utama pemerintah daerah, sekalipun kebijakan efisiensi anggaran tengah diberlakukan. Kondisi jalan yang memadai akan berpengaruh langsung terhadap kelancaran mobilitas warga sekaligus roda perekonomian.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Maryani Sabran, Rabu, 1 Juli 2026 mengatakan, hal itu usai mengikuti rapat paripurna, Dia menilai pembangunan jalan hingga kini belum merata dan masih memerlukan perhatian ekstra agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat di seluruh pelosok Kalteng.
“Kami Komisi IV DPRD Kalteng yang membidangi pembangunan dan infrastruktur mendorong pemerintah melalui kebijakan dan kinerja Bapak Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, untuk lebih fokus memperhatikan kondisi jalan,” katanya.
Politikus PDI Perjuangan ini meminta agar alokasi anggaran daerah tetap berpihak pada proyek jalan yang benar-benar dibutuhkan warga, kendati pemerintah saat ini tengah menjalankan kebijakan penghematan anggaran secara ketat.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami berharap prioritas tetap diberikan pada pembangunan jalan yang memang langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Maryani juga menyoroti perlunya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah kabupaten/kota, DPRD, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjalankan program pembangunan.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga tersebut menjadi kunci agar pembangunan bisa berjalan cepat dan hasilnya dirasakan merata oleh masyarakat.
“Pemerintah kabupaten/kota juga perlu terus bersinergi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi. Tanpa kerja sama yang baik, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” katanya.
“Sinergi dan kerja sama harus terus diperkuat agar pembangunan bisa lebih cepat dan merata,” jelasnya. (din/red2)
