DPRD Seruyan Harapkan Penanganan Karhutla Lebih Baik

WAKIL KETUA I DPRD Seruyan Kalimantan Tengah, Bambang Yantoko. Foto/Ist/WAJAHBORNEO.com

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah berharap tahun ini penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan membaik.

Pemkab Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diharapkan lebih meningkatkan upaya penanggulangan sejak dini guna meminimalisir terjadinya Karhutla.

Demikian dikatakan, Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Bambang Yantoko Sabtu, 11 Juni 2021.

“Ancaman karhutla ini harus kita antisipasi sejak dini sehingga hal yang tidak diinginkan tersebut tidak terjadi, karena kita tahu dampak dari kebakaran itu sangat besar,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, karhutla memang selalu mengancam saat kemarau. Hal itu tidak terlepas dari kondisi yang sebagian besar terdiri dari lahan gambut sehingga sangat mudah terbakar jika dalam kondisi kering, kemudian juga proses pemadamannya juga akan sulit karena hanya padam pada posisi atasnya saja.

“Lahan gambut ini sangat sulit diatasi apabila sudah terbakar, karena padamnya pada bagian atas lahan saja akan tetapi di dalamnya masih ada api, makanya kita harus memaksimalkan upaya pencegahan,” terangnya.

Bambang berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan lahannya karena di Seruyan cukup banyak lahan tidur atau lahan yang tidak dikelola, dengan adanya aktivitas seperti perkebunan dan lain sebagainya akan mencegah terjadinya kebakaran dan diminimalisir.

“Kalau lahan tidur ini dimanfaatkan oleh pemiliknya saya yakin dapat meminimalisir terjadinya Karhutla,” katanya.

DPRD katanya, mengapresiasi petugas baik itu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemadam Kebakaran, TNI dan Polri yang terus melakukan upaya pencegahan.

“Dengan upaya tersebut berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalimantan Tengah hot spot tahun 2021 di Seruyan terbilang sangat rendah, karena dari Januari sampai Mei berjumlah 26 hotspot. Kendati demikian upaya pencegahan perlu dilakukan peningkatan agar tidak terjadi karhutla,” paparnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version