Fokus Percepat Infrastruktur dan Layanan Publik, Bupati Barito Utara Terima 12 Set Alat Berat

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin (tengah kanan) menerima secara simbolis alat berat merek Caterpillar di halaman kantor Dinas PUPR Barito Utara, Kamis, 12 Desember 2025. Foto/Ist/Humas Barut

wajahb👁️rneo.com, Muara Teweh — Mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta realisasi program 100 hari kerja kepala daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menerima 12 set alat berat dari PT Trakindo Utama di halaman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Kamis, 12 Desember 2025.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyebut pengadaan alat berat merek Caterpillar itu sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan wilayah yang luas dan sebagian masih sulit dijangkau.

“Ini bukan sekadar pengadaan aset, tapi investasi jangka panjang untuk pelayanan publik,” ujar Shalahuddin.

Shalahuddin menegaskan alat berat tersebut memiliki peran penting dalam pembukaan akses jalan, pembangunan infrastruktur dasar, hingga penanganan bencana alam. Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga menjangkau kecamatan dan desa terpencil.

“Manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Untuk menjamin pemanfaatan yang optimal, Shalahuddin mengatakan pemerintah daerah akan menyiapkan regulasi khusus terkait penggunaan alat berat. Aturan itu mencakup mekanisme peminjaman, sistem pemeliharaan, hingga standar perbaikan agar aset daerah tetap terjaga dan berkelanjutan.

Dia juga meminta PT Trakindo Utama memberikan dukungan teknis, mulai dari pelatihan operator, pendampingan operasional, hingga layanan purna jual.

Menurut dia, dukungan tersebut penting agar alat berat dapat berfungsi maksimal dan tidak cepat mengalami kerusakan.

Shalahuddin memastikan distribusi alat berat dilakukan secara merata ke kecamatan dan desa. Ia menginstruksikan para camat agar mengawasi pemanfaatannya secara ketat.

“Jangan sampai alat ini disalahgunakan. Fokusnya harus untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik menjelaskan pengadaan alat berat dibiayai melalui APBD Perubahan 2025 dengan skema Inaproc Mini Kompetisi. Dari total pengadaan tersebut, tiga set alat berat terdiri atas bulldozer, grader, excavator L, dan compacting equipment.

Pada tahap awal, alat berat akan ditempatkan di tiga titik strategis untuk melayani enam kecamatan, yakni wilayah Teweh Timur–Gunung Purei, Gunung Timang–Montallat, serta Teweh Baru–Teweh Selatan. Penempatan ini disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan kondisi geografis wilayah.

Iman Topik berharap keberadaan alat berat tersebut dapat mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di sektor transportasi, pertanian, dan irigasi.

“Kami optimistis alat ini akan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” jelasnya. (yon/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version