wajahb👁️rneo.com, Seruyan – Fraksi Partai Amanat Nasional dan Partai Hati Nurani Rakyat (PAN-Hanura) menyentil Pemerintah Daerah (Pemda) soal pokok-pokok pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan.
Sentilan yang diungkapkan lewat pantun tersebut dilontarkan juru bicara fraksi PAN-Hanura, Rahmanudin di sela-sela membacakan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap dua Raperda yang diusulkan Pemkab.
Berikut puisinya;
Perintah ke Pasar beli cawan
Cawan Baru Manis Warnanya
Sebentar lagi kita bahas APBD Perubahan
Semoga pemerintah dan dewan tetap Harmonis
Berjalan ke desa seberang
Tolong berhenti belok ke kanan
Pokir dewan tolong diakomodir
Agar kebijakan tetap berjalan
Dua pantun di atas, selain mengutarakan agar hubungan DPRD dan Pemkab Harmonis saat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang sebentar lagi akan dibahas bersama eksekutif dan legislatif.
Selain itu, pantun singkat tersebut juga terselip soal pokok-pokok pikiran (Pokir) dewan yang perlu diakomodir Pemkab.
Terkait itu, Ketua DPRD Seruyan, Zuly Eko Prasetyo menjelaskan, jika struktur APBD tersusun atas dasar Musrenbang tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, kemudian dari visi-misi kepala daerah dan dari hasil reses DPRD maupun Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang kemudian dituangkan dalam Pokir.
“Hasil reses yang dilakukan oleh teman-teman DPRD kemudian dituangkan dalam rencana pembangunan melalui pokok-pokok pikiran DPRD,” ujarnya.
“Ketika teman-teman menyampaikan soal pokok-pokok pikiran itu tidak salah secara undang-undang, pokir itu dilindungi undang-undang dan sah secara hukum,” tuturnya. (red3)
