WAJAHBORNEO.com, Sampit – Rapat Koordinsi (Rakor) Evaluasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan Tahun 2023 bertujuan sebagai upaya evaluasi atas pelaksanaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2023 serta sebagai langkah preventif dan kesiapsiaagaan menghadapi Karhutla Tahun 2024.
Itu dikatakan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seruyan, Agung Sulistyono saat membuka Rakor Pengendalian Karhutla di Aquarius Boutique Hotel, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Senin, 11 Desember 2023.
Agung menjelaskan, Rakor dilaksanakan untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 baik tingkat Kabupaten maupun tingkat Kecamatan dan desa/kelurahan.
Selain itu, Rakor yang juga melibatkan pemangku kepentingan di Kabupaten Seruyan tersebut sebagai langkah preventif dan kesiapsiagaan serta pencegahan dini menghadapi karhutla tahun 2024.
Agung mengatakan dalam pengendalian karhutla tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Seruyan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan pada bulan Juni hingga November sebagai langkah antisipasi pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan
“Dalam melakukan langkah dan antisipsi pencegahan potensi karhutla, kita melibatkan unsur Pemerintah Daerah, Polri, TNI dan juga melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA),” jelasnya.
